Berkah Ramadhan dan Semarak Agenda PKR Al-Munawwir

Berkah Ramadhan dan Semarak Agenda PKR Al-Munawwir

Almunawwir.com-Sebuah common sense tersendiri bagi umat Islam bahwa bulan Ramadan adalah momen di mana setiap amal kebaikan dilipatgandakan sebagai pahala yang diterima. Sederhananya, bau mulut orang berpuasa, konon di mata Tuhan berbau harum melebihi bau misik. Tidak hanya itu, kegiatan remeh seperti tidur seharian konon juga dipandang sebagai pahala oleh Tuhan yang dianugerahkan sebab berpuasanya seseorang.

Tidak tanggung-tanggung, bulan Ramadan didapuk sebagai bulan penuh berkah dan manfaat. Mungkin hal ini yang melatarbelakangi komunitas, kelompok, hingga lembaga Islam untuk mengadakan agenda khusus yang diadakan pada bulan ini. Pondok Pesantren Al-Munawwir, salah satunya, menjadi lembaga pesantren yang menyelenggarakan PKR (Program Khusus Ramadan) sebagai agenda tahunan dalam mengisi keberkahan dan kemanfaatan bulan Ramadan.

Seiring Ramadan yang tinggal menghitung hari, nampak dari countdown yang muncul di berbagai media, PP. Al-Munawwir saat ini sudah membuka Program Khusus Ramadan untuk santri luar yang berniat mondok kilatan di pesantren ini. Terdapat dua kategori santri yang bisa diikuti, yakni santri mukim dan santri laju (kalong). Oleh karenanya, jika kuota santri mukim sudah terpenuhi, para pendaftar masih bisa mengikuti PKR pada kolom santri laju.

Bisa dibilang, Ramadhan kali ini PP. Al-Munawwir menyediakan agenda yang lebih banyak daripada tahun-tahun sebelumnya. Terdapat dua program yang ditawarkan, yakni program tahfidz (khusus santri putra) dan pengajian kitab. Dalam program tahfidz ini, terdapat berbagai agenda, diantaranya tahsin, ziyadah, tabarukan, dan program kilat tahfidz. Pengampunya pun tidak main-main, karena menggaet ustadz-ustadz kawakan di bidang ini (selengkapnya bisa dilihat di ig almunawwir).

Pada bidang program pengajian kitab, PKR tahun ini pun menawarkan majelis yang sangat beragam. Beragam fan kitab dikaji di program ini, dengan pengampu yang berasal baik dari yai-bunyai, ahlein muda, hingga ustaz-ustazah yang expert di bidangnya. Dalam satu hari, tercatat tiga puluh satu majelis ilmu yang dikaji. Al-Qur’an, sebagai core value Krapyak, juga tidak dilepaskan dalam program ini. Terbukti dengan empat dari tiga puluh satu majelis yang menyasar pendidikan al-Qur’an sebagai tawarannya (selengkapnya bisa dilihat di ig almunawwir).

Berikut jadwal pengajian kitab selama agenda PKR berlangsung

Baca Juga:

Menyambung pada narasi keberkahan Ramadhan yang disinggung di awal, sudah sepatutnya bagi kita sebagai umat Islam untuk mengintrospeksi diri. Akankah puasa kita nanti menjadi puasa yang membawa manfaat dan maslahat? Akankah kita bisa mengambil manfaat dari bulan Ramadhan, yang tinggal menghitung hari, nanti? Akankah diri kita sudah memenuhi kualifikasi sebagai seorang yang bertakwa hingga berkualifikasi juga meraih keberkahan Ramadhan?

PP. Al-Munawwir sudah pasti bukan satu-satunya lembaga yang menawarkan program Ramadhan. Di luar sana, masih banyak kelompok-kelompok masyarakat hingga lembaga lain yang menawarkan program Ramadan yang mungkin tidak jauh berbeda dengan yang ditawarkan oleh PP. Al-Munawwir. Tidak ada program yang lebih baik daripada yang lain. Substansi utamanya adalah semangat diri masing-masing untuk menjadi pribadi yang lebih baik di bulan Ramadan dan waktu-waktu berikutnya.

Wallahu a’lam.

Redaksi

Redaksi

admin

522

Artikel