Merawat Hati di Bulan Sya’ban, Dalam Rangka Menyambut Ramadhan

Merawat Hati di Bulan Sya’ban, Dalam Rangka Menyambut Ramadhan

Bulan Sya’ban, Bulan Merawat Amal

Abu Bakar al Balkhi mangatakan bahwa “Bulan Rajab adalah bulan menanam, sedangkan bulan Sya’ban adalah bulan mengairi atau merawat, dan bulan Ramadhan adalah bulan panen. Maka siapa yang ingin merasakan bahagianya panen pahala, hendaknya bersungguh-sungguh menanam dan merawat tanaman kebaikan.” Bulan Rajab adalah pembersihan badan, Sya’ban pembersihan hati, dan Ramadhan adalah pembersihan ruh. Para ahli hikmah mengatakan:

إن رجب للا ستغفار من الذ نوب وشعبان لإاصلاح القلب من العيوب ورمضان لتنوير القلوب وليلة القدر التقرب إلى الله تعالى

Artinya : “Bulan Rajab adalah bulan untuk memperbanyak istighfar (memohon ampun) dari dosa-dosa, bulan Sya’ban untuk memperbaiki hati dari cela/keburukan, bulan Ramadhan untuk menerangi hati dan Lailatul Qadar sebagai media mendekat kepada Allah”.

Keutamaan Bulan Sya’ban di dalam Al-Quran

Bulan Sya’ban merupakan bulan dimana kita sebagai umat islam untuk mempersiapkan diri menyambut Ramadhan. Memperbanyak shalawat di bulan ini merupakan sebuah keharusan sesuai dengan perintah bersholawat kepada nabi Muhammad Sallallahu ‘alaihi wasallam yang turun pada bulan Sya’ban tahun ke-2 hijriah yang menjadi tanda salah satu keutamaan bulan Sya’ban, yaitu  pada Q.S Al-Ahzab:56 yang artinya :

“Sungguh Allah dan para Malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, shalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya”.  

Selain itu, terdapat malam yang Istimewa di bulan sya’ban yaitu malam Nisfu Sya’ban. Para ulama mengatakan di bulan Sya’ban Allah membukan pintu Rahmat dan ampunan seluas-luasnya. Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki, ulama Makah menganjurkan untuk menghidupkan malam Nisyfu Sya’ban dengan memperbanyak do’a, baik doa untuk diri sendiri, keluarga maupun masyarakat umum.

Konsep Kata “Sya’ban”

Bulan Sya’ban juga terletak diantara dua bulan mulia, bulan Rajab dan bulan Ramadhan. Sya’ban berasal dari kata syi’ab yang berarti jalan di atas gunung. Konsep ini mencerminkan peran bulan Sya’ban dalam mempersiapkan kedatangan bulan Ramadhan. Bulan Sya’ban diibaratkan sebagai tahap persiapan yang penting sebelum memasuki bulan penuh berkah. Oleh karena itu, bulan ini menjadi momen yang tepat untuk meniti jalan kebaikan dengan lebih giat, sebagai persiapan menyambut kedatangan bulan Ramadhan yang penuh berkah.

Baca Juga:

editor: Manazila Ruhma

Nafisa Putri Auliya

Nafisa Putri Auliya

Nafisa Putri Auliya

2

Artikel