Bazar Buku Menjadi Warna Baru pada Rangkaian Haul KH. Muhammad Munawwir bin Abdullah Rosyad ke-87
PP. Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta, berusaha memberikan warna baru dalam rangakaian acara Road to Haul KH. Muhammad Munawwir bin Abdullah Rosyad ke-87 dengan menggelar bazar buku. Gelaran tersebut berlangsung pada tanggal 25 -27 November 2025 di aula G. Bazar yang dilaksanakan pada pukul 08.30-16.00 WIB tersebut menghadirkan buku-buku dari beberapa penerbit seperti Gramedia, Diva Press, Jbs, dan Toko Kitab. Terdapat ratusan judul buku dari berbagai genre yang ditawarkan di acara ini.

Bazar buku ini bertujuan untuk memeriahkan rangakaian haul KH. Muhammad Munawwir bin Abdullah Rosyad serta menjadi media untuk mengeksplor literasi dan memperkaya atmosfer intelektual santri. Seperti yang disampaikan oleh salah satu panitia haul
Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk turut menyemarakan rangkaian Haul Mbah Munawwir. Selain itu, melihat bahwa mayoritas santri Pondok Pesantren Almunawwir merupakan Mahasiswa, kami dari panitia Haul berinisiatif untuk menghadirkan fasilitas yang mendukung kebutuhan literasi mereka. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang yang bermanfaat sekaligus memperkaya atmosfer intelektual di lingkungan pesantren. (Kuni Sadati Maisaroh)
Acara ini disambut hangat oleh banyak pihak, hal ini terlihat dari antusiasme pengunjung yang hadir pada Bazar Buku hari pertama. Berbagai kalangan turut memeriahkan, mulai dari santri, masyarakat sekitar, anak-anak, hingga orang tua tak ingin ketinggalan menghadiri Bazar Buku yang diselenggarakan oleh panitia haul KH. Muhammad Munawwir bin Abdullah Rosyad. Dari banyaknya genre buku yang ada, buku-buku bergenre self improvement masih menjadi idola para pengunjung.
Bagi para book lovers, acara semacam ini tentu menjadi surga tersendiri. Bagaimana tidak? Harga buku yang ditawarkan begitu menggiurkan mulai dari Rp. 5.000 saja pengunjung sudah bisa meminang salah satu buku yang ada. Bahkan panitia juga menyediakan diskon yang cukup menggetarkan isi dompet, mulai dari 10% hingga 30%. Harga yang sangat terjangakau untuk tiket perjalanan memperbaiki masa depan dan sebuah pengetahuan. Bazar buku ini juga menjadi bukti bahwa santri masa kini tidak hanya fokus ngaji tetapi juga melek literasi serta peduli pada segala bentuk dan aspek bidang keilmuan.
Semoga dengan diadakannya Bazar Buku ini dapat memantik minat baca lebih banyak dan menghidupkan kesadaran terhadap pentingnya literasi bagi kehidupan. Bukan soal nilai, melainkan tentang konsep memahami dan mengolah pikiran kita sendiri.
Penulis: S.A.N (pesan suara)



