Almunawwir.com-Program Pesantren Ramah Anak merupakan program yang diadakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia dalam rangka pencegahan dan meminimalisir tindakan perundungan di pesantren serta untuk meningkatkan kesejahteraan untuk anak dan pemenuhan kebutuhan dasar hak-hak anak. Program ini tercantum dalam Keputusan Nomor 1262 Tahun 2024 yang secara resmi menetapkan regulasi untuk pengasuhan yang ramah anak di pesantren.
Pada Rabu, 28 Mei 2025, belasan perwakilan Pengurus Pondok Pesantren NU se-DIY yang tergabung dalam Forkom Lurah Pondok DIY binaan PW RMI NU DIY berkumpul dalam acara Forum Grup Diskusi dengan tema “Peran Pengurus Pondok dalam Mewujudkan Pesantren Ramah Anak & Perempuan”. Acara tersebut bertempat di Aula Sakan Thullab, Pondok Pesantren Krapyak Yayasan Ali Maksum. Turut hadir dalam acara tersebut, Pengurus PW RMI NU DIY, Ibu Ny. Hj. Maya Fitria, serta perwakilan Pondok Pesantren Al Munawwir.
Beberapa pemantik memaparkan pandangannya terhadap isu pesantren dari aspek Psikologis, hukum, serta resolusi konflik. Azizi, pemantik sekaligus Ketua Forkom Lurah Pondok NU se-DIY menyampaikan tujuan acara adalah untuk haring pandangan para pengurus pondok terhadap isu-isu kepesantrenan, baik dari sisi santri, pengurus, pengasuh, serta wali santri. Selain itu, diskusi kali ini juga memperkuat pandangan bahwa pesantren harus berbenah dan bergerak maju, serta adaptif terhadap perkembangan zaman.
Salah satu pemantik, Akhmad Munadi menyampaikan,
“mindset para santri tentang normalisasi habbit negatif yang membudaya dikalangan pesantren harus dihilangkan”.
Baca Juga: Kolaborasi Pesantren Al-Munawwir dengan KAI: Santri Krapyak Nikmati Diskon Kereta Api
Bagaimana pesantren mau ramah jika ghosob menghosob masih dinormalisasikan?, bagaimana pesantren mau ramah jika penyakit gudik di pesantren dibiarkan saja tanpa ada penanganan dan pencegahan yang baik? ” Pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, dideklarasikan komitmen para pengurus pondok untuk berjuang dan berusaha menjadikan pesantren sebagai rumah belajar yang aman & nyaman, sebagai bagian dari perwujudan Islam yang rahmatan lil ‘alamiin.
Baca Juga: Berbagi Praktik Baik, Kemenag Deklarasikan Pesantren Ramah Anak
Penulis: Gus Akhmad Munadi
![Maulid Nabi bersama Kompleks T [Asy-Syathibi]](https://cdn.almunawwir.com/2023/05/10412020_1604003116536776_3735788945310486377_n.jpg.webp)


