Penerbitan Mushaf Al-Munawwir

Penerbitan Mushaf Al-Munawwir

Almunawwir.com– Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak bekerja sama dengan Komplek Nasyrul Qur’an yang merupakan pusat percetakan Al-Qur’an terbesar kedua dan beroperasi di Putrajaya, Malaysia untuk menerbitkan mushaf Al-Munawwir.

Kerja sama ini diresmikan secara simbolis  pada saat  majelis haul KH. Muhammad munawwir yang ke-85, Sabtu malam (24/12/2023) dengan KH. R. Abdul Hamid selaku pengasuh PP. Al-Munawwir menuliskan lafadz basmallah pada bagian surat Al-Baqarah bersama dengan Datuk Azhari sebagai perwakilan dari Nasyrul Qur’an.

Datuk Azhari dalam sambutannya menggatakan bahwa penerbitan mushaf Al-Munawwir ini bertepatan dengan 114 tahun berdirinya PP. Al-Munawwir, yang mana angka tersebut sama dengan jumlah surat yang ada dalam Al-Qur’an.

“Pondok Krapyak ini berdiri sekitar tahun 1909 jadi tahun 2023 cukup 114, jumlahnya seluruh surat-surat Al-Qur’an itu 114 jadi hari ini Alhmadulillah masyaallah, terbitnya insyaallah mushaf Munawwir tepat pada haul yang ke 114 (berdirinya PP. Al-Munawwir) saya ikut berbahagia.” Paparnya.

Dengan terbitnya Mushaf Al-Munawwir ini diharapkan dakwah Al-Qur’an PP. Al-Munawwir tidak hanya di Indonesia saja melainkan juga ke seluruh dunia. Cetakan pertama Mushaf Al-Munawwir insyaallah akan berjumlah 20.000 naskah dengan 500 naskah disertai dengan terjemahan.

“Panji-panji Al-Qur’an ini akan terus melebar  ke seluruh dunia, dan Al-Qur’an ini akan terus meluncur  dalam hati umat manusia, dan mudah-mudahan Krapyak kedepan dalam membawa dakwah Al-Qur’an bukan saja di Indonesia melainkan juga ke seluruh dunia.” Tambah Datuk Azhari.

Penerbitan mushaf Al-Munawwir juga dibarengi dengan pameran Al-Qur’an mushaf Al-Munawwir serta berbagai mushaf Al-Qur’an dari berbagai negara yang dilaksanakan tanggal 22-24 Desember di aula SMA Ali Maksum.

Pameran Mushaf Al-Munawwir
Pameran Mushaf Al-Munawwir

Dalam kesempatan ini, Datuk Azhari juga berharap bahwa penerbitan Mushaf Al-Munawwir menjadi salah satu wasilah syafaat Nabi Muhammad SAW kepada kita semua.

“Mudah-mudahan Baginda Nabi Muhammad SAW gembira dengan kehadiran kita kali ini dengan kerayaan kita kepada Mbah Munawwir, karena dikatakan orang solihin tidak akan menjadi orang solihin, seorang aulia Allah SWT tidak akan menjadi aulia Allah SWT,  melainkan dengan syafaat langsung Baginda Nabi Muhammad SAW. Dan sudah pastinya Mbah Munawwir itu berada di bawah naungannya Baginda Nabi Muhammad SAW, dan mudah-mudahan dengan apa yang kita khidmati kepada Mbah Munawwir akan mendapat keanugrahan langsung dari Nabi Muhammad SAW .” Pungkasnya.

Baca juga:

Nur Hanik

Nur Hanik

NurHanik

Santri Komplek R2

11

Artikel