Silaturrahim Lora Ismael al-Kholilie di Pondok Almunawwir Krapyak

Silaturrahim Lora Ismael al-Kholilie di Pondok Almunawwir Krapyak

Almunawwir.com-Kamis (06/07) Pondok Almunawwir, Krapyak kerawuhan Lora Ismail di sela-sela agenda tour beliau di Yogyakarta. Kehadiran beliau menjadi magnet tersendiri bagi para santri.

Bertempat di Aula G, massa yang hadir membludak bahkan hampir dua jam sebelum beliau naik pentas, beberapa santri sudah berduyun-duyun datang demi mendapatkan posisi di bagian depan.

Lora Muhammad Ismael Amin Al-Kholili merupakan pengasuh Ponpes Al-Muhajirun As-Salafi Alkholili, Geger, Bangkalan. Beliau termasuk ulama muda yang aktif berdakwah di media sosial. Beliau juga termasuk jajaran “selebgram” nahdiyyin yang hingga detik ini, followers instagramnya telah menembus angka tiga ratus ribu lebih. Tak ayal, muhibbin beliau bertebaran di mana-mana.

foto Lora Ismael bersama para santri

Dalam mauidhoh hasanah yang diberikan, banyak kalam-kalam hikmah yang beliau nukil dari para ulama dan guru-guru beliau. Beberapa hal yang membuat penulis terkesan dari dawuh-dawuh yang beliau sampaikan ialah fokus beliau dalam memotivasi para santri supaya menumbuhkan semangat dalam belajar dan menebar kebermanfaatan kepada orang lain.

Baca Juga

Dalam menjalani proses ta’allum seperti halnya di pondok pesantren, sudah sepantasnya kita berupaya maksimal untuk memahami ilmu-ilmu yang diajarkan. Momentum yang kita alami saat ini tak akan pernah berulang. Waktu muda seperti ini merupakan suatu hal yang mahal.

Terkait efisiensi waktu, beliau menyitir kisah Ibnu Aqil (pensyarah kitab Alfiyah ibn Malik) yang bahkan beliau tak mau mengkonsumsi makanan yang harus dikunyah dahulu. Sebab itu akan mengurangi waktu produktif beliau untuk belajar. Seorang thalib yang tahu akan kemuliaan dan keutamaan ilmu, maka seperti itulah gambarannya.

الْعِلْمُ لَا يُعْطِيكَ بَعْضَهُ حَتَّى تُعْطِيَهُ كُلَّكَ

Ilmu itu tidak akan memberimu sebagian darinya, sampai engkau memberikan seluruh dirimu

من عرف قدر ما يطلب يسهل له ما بذل

Barang siapa tahu harga apa yang ia cari, maka ia akan mudah mengorbankan apapun

“Saya berpesan kepada temen-temen, yuk jadi orang yang punya semangat untuk menebar kemanfaatan kepada siapapun dan di manapun. Karena itulah yang ditunggu orang-orang luar sana dari panjenengan. Khususnya kiprah dalam dunia maya”. ungkap beliau berulangkali.

Menjadi bermanfaat tidak berarti harus ketururan kyai, semua dari kita punya akses untuk menjadi sukses dari latar belakang apapun. Nasab tidak menentukan nasib, namun usahalah yang berada di balik itu semua. Alaina al-ikhtiar wal baqi ala Allah (kewajiban kita adalah berusaha, sisanya itu urusan Allah).

Terakhir, beliau berpesan agar kita ridha dan memaksimalkan diri kita di setiap bagian yang Allah takdirkan kepada kita. Mengutip dawuh Syekh Yusri Al Gabr, bahwa rela dengan posisi yang Allah berikan kepada kita itu merupakan hakikat dari karamah. Karenanya, dimana pun kita berada, sebisa mungkin berikan pengaruh positif kebermanfaatan disana. Wallahu a’lam

Abdillah Amiril Adawy

Abdillah Amiril Adawy

AbdillahAdawy

Santri Komplek Madrasah Huffadz 1

20

Artikel