Komplek R Studi Banding ke Institut Pesantren KH Abdul Chalim (IKHAC) Mojokerto

Komplek R Studi Banding ke Institut Pesantren KH Abdul Chalim (IKHAC) Mojokerto

Yogyakarta, Al-Munawwir
Pasca vakum 3 tahun komplek R tidak mengadakan rihlah karena pendemi covid-19. Pada tahun ini Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek R kembali melaksanakan rihlah dengan tema “Silaturahmi dalam Rihlah Cinta dalam Ukuwah” yang dilaksanakan pada (10-11/09/22).

Salah satu rangkaian acara pada rihlah tahun ini yaitu Studi Banding di Pondok Pesantren Amanatul Umah tepatnya di Institut Pesantren KH. Abdul Chalim Mojokerto Sabtu (10/09/22).

Dalam studi banding ini kedatangan rombongan dari Al-Munawwir  disambut langsung oleh wakil rektor IKHAC, Dr. Affan Afnan, M.Pd dan Pembina Asrama di Pesantren KH. Abdul Chalim, bapak Bunyamin, M.Kom.

Gus Khoiruzad selaku wakil pimpinan Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek R menyampaikan maksud dan tujuan datangnya rombongan ke IKHC.

“Tujuan datangnya kami kesini untuk studi banding dan mengetahui sistem pengelolaan yang dijalankan oleh Prof. Dr. KH. Asep Saepudin Chalim, M.A sehingga dapat memiliki Lembaga pesantren yang berkembang begitu pesat seperti IKHAC ini”. Ujar beliau.

Dr. Affan Afnan, M.Pd memberikan gambaran tentang IKHAC dan beberapa kegiatan unik yang dilaksanakan di sana.

“Institut ini berdiri pada tahun 2015 dengan nama kampus dan nama pesantrennya sama yaitu Intitut Pondok Pesantren KH. Abdul Chalim, rata-rata santrinya berasal dari seluruh Indonesia dengan 70% beasiswa (memiliki perjanjian apabila keluar dari asrama maka akan dikeluarkan juga dari kampus kecuali mahasiswa yang berasal dari daerah sekitar institut) dan 30% mahasiswa regular.” ungkap beliau.

Pada sesi ini berjalan sangat akrab karena Bapak Bunyamin merupakan alumni Madrasah Huffadh Pondok Pesantren Al-Munawwir dan sudah menjalin komunikasi dengan baik.

Kemudian Dr. Afnan melanjutkan penjelasannya tentang beberapa kegiatan unik yang dilaksanakan di IKHAC yaitu ketika dini hari santri dibangunkan untuk melaksanakan shalat sunah mulah pukul 03.00 dan khusus hari Rabu dan Jum’at diimami langsung oleh bapak Kyai.

Tidak hanya itu setiap memasuki waktu shalat wajib sirine dibunyikan dan gerbang pondok ditutup serta satpam berkeliling mengecek dan memastikan bahwa santri mengikuti shalat berjama’ah.

Baca juga: 

Santri juga tidak diperbolehkan menggunakan sepeda motor, jika akan bepergian menggunakan sepeda ontel yang telah disediakan oleh bapak Kyai.

Kegiatan mengaji dilaksanakan ba’da Subuh dan jam 10.00 bersama bapak Kyai, putra bapak kyai dan beberapa Ustadz yang telah diamanahi. Untuk kegiatan perkuliahan dilaksanakan mulai jam 14.00-19.30.

Selain itu terdapat beberapa UKM seperti kampus pada umumnya namun ada beberapa organisasi yang tidak diperbolehkan atau dibatasi.

Pada hari Sabtu dan Ahad terdapat kelas pasca, kelas pasca ini bukan untuk mahasiswa yang tinggal di asrama pesanten melainkan untuk mahasiswa yang berasal dari Jawa Timur (Mojokerto, Probolinggo dan sekitarnya).

Kelas ini merupakan kelas khusus dengan syarat boleh menjadi mahaisiswa tetapi Sabtu malam harus menginap di sini dan pada Ahad pagi harus mengikuti kegiatan mengaji.

“Pada hari ini sauna di IKHAC memang sangat sepi karena sedang libur semester genap dan setelah ini akan kedatangan santri mahasiswa baru pada akhir bulan Sepetember.”

Setelah penyampaian gambaran oleh Dr. Affan, dilanjutkan sesi tanya jawab yang melibatkan dua Ustadz dan satu santri komplek R. Semua pertanyaan dijawab secara jelas oleh bapak Wakil Rektor.

Seusai sesi tanya jawab acara ini ditutup dengan doa oleh Bapak Bunyamin, penyerahan cinderamata dan foto bersama.

Baca juga: Relikui Santri

______

Oleh: Feni Tri A (Penulis KMO Club Batch 38) Santri Komplek R2

Redaksi

Redaksi

Redaksi

Tim Redaksi PP. Al-Munawwir

462

Artikel