Inilah Rumus Agar Mudah Menghafal Surat Al-Rahman

Inilah Rumus Agar Mudah Menghafal Surat Al-Rahman

Almunawwir.com – Dalam suatu kesempatan di acara Multaqa Ulama Al-Qur’an Nusantara 2022 yang bertempat di Pondok Pesantren Al-Munawwir Yogyakarta (16/11). Salah satu narasumber pada panel session 1, yaitu KH. Syam Amir Yunus membagikan tips berupa rumus dalam menghafal Surat Al-Rahman.

Tentu rumus ini sangat bermanfaat sekali bagi para santri yang tengah menghafal atau menjaga Surat Al-Rahman. Rumus ini bersumber dari pengalaman Kiai Syam sendiri saat dirinya baru saja menikah. Bermula ketika beliau mengadakan sima’an Al-Qur’an di rumah mertuanya, Kiai Hudzaifah.

Surat Al-Rahman
Sumber Foto: id.quora.com

Sebagaimana lazimnya sima’an, beliau membaca ayat demi ayat, surat demi surat, hingga pada Surat Al-Rahman, beliau tiba-tiba lupa urutan-urutan pada ayat tersebut. Lalu Kiai Hudzaifah memanggilnya–mertua Kiai Syam ini terkenal sebagai sosok yang pendiam, tidak banyak bicara tapi lebih banyak mengajinya (deres-nya).

Baca juga: Gus Mus Menyampaikan Keistimewaan Mbah Ali Maksum Dalam Acara Haul ke-34

Akhirnya setelah keluar, pimpinan PP. Tahfizul Qur’an al-Imam Ashim ini diberikan tips oleh mertuanya, bahwa Al-Rahman itu memiliki rumus agar mudah menghafalnya. Lalu beliau menyebutkan sebuah deretan lafal berupa bait yang berbunyi:

خِرْمِي وَكِيسِي يَفَّ فِيهِ وَذَفَّ … فَمُفَكَّهٌ وَمُفَفَّفٌ حُلِمَتْ
khirmi wa kisi yaffa fihi wadzaf … fa mufakkahun wa mufaffafun hulimat

Bait ini bukanlah jimat untuk menghafal surat Al-Rahman, tidak pula memiliki makna yang jelas. Bait ini hanyalah salah satu metode dalam menghafal Surat Al-Rahman, karena pada surat ini banyak sekali pengulangan ayat yang sama, yang sebagian orang terkadang lupa/bingung akan urutan ayat pada surat tersebut.

Beliau juga sempat mengutip dawuhnya KH. Ahsin Sakho, guru setoran online-nya. Hingga sekarang masih berlanjut menyetorkan bacaan Al-Qur’an bi qiro’ah sab’ah syadziliyyah dengan cara menghafal,

Kebanyakan kita melakukan salah itu banyak enaknya, enaknya itu adalah kita mendapatkan ilmu dari kesalahan kita sendiri.

Ujarnya.

Dua bait di atas mewakili setiap huruf pertama dari setiap ayat setelah firman Allah (ayat ke-13): فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ.

Sedikit penulis gambarkan, penjabaran dari 2 bait di atas, sebagai berikut:

Baca juga: Sepak Bola dan Nilai Persaudaraan

Kha’ (خ) pada huruf pertama di bait tersebut, mewakili urutan ayat ke-14: خَلَقَ الْإِنسَانَ مِن صَلْصَالٍ كَالْفَخَّارِ

Ra’ (ر ) pada huruf setelahnya, mewakili urutan ayat ke-17: رَبُّ الْمَشْرِقَيْنِ وَرَبُّ الْمَغْرِبَيْنِ

Mim (م), mewakili urutan ayat ke-19: مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ يَلْتَقِيَانِ

Ya (ي), mewakili urutan ayat ke-22: يَـــخْرُجُ مِنْهُمَا اللُّؤْلُؤُ وَالْمَرْجَانُ

Dan seterusnya. Sebagai bonus, penulis buatkan tabel di bawah ini:

Sumber: Dokumen Pribadi Penulis

Baca juga: Dinamika Pesantren Krapyak : “Mulai dari Pendidikan Al-Qur’an hingga Membangun Karakter Qur’ani”

Sebagai penutup, bahwa bait yang berjumlah 31 ini, bukanlah metode yang paling cepat ataupun sebaliknya. Sebab standaritas menghafal seseorang sangat beragam dan beragam pula metodenya.

Rumus agar mudah menghafal Surat Al-Rahman yang disampaikan oleh Anggota Komisi MUI Sulsel ini merupakan suatu ilmu yang sangat bermanfaat. Siapa pun orangnya dapat menerapkan metode menghafal bait di atas terlebih dahulu, lalu menghafal ayat-ayat dalam Surat Al-Rahman.

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, bahwa bait ini memiliki jumlah yang ternyata sama dengan jumlah ayat فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ yaitu berjumlah 31. Wallahu a’lam bish-shawab.

Baca juga: Kisah Seorang Putri yang Minta Dinikahkan

Irfan Fauzi

Irfan Fauzi

Irfan Fauzi

Santri Komplek L Pondok Pesantren Almunawwir Krapyak. Minat Kajian di Sejarah dan Budaya Pesantren

12

Artikel