Almunawwir.com – Menyambut bulan suci Ramadhan dengan perasaan senang dan bahagia merupakan suatu keharusan bagi seluruh umat muslim. Perasaan sukacita ini tampaknya turut dirasakan juga oleh para santri Pondok Pesantren Almunawwir.
Kami berharap dengan luapan perasaan bahagia inilah nantinya akan menjadi garansi syafaat saat kita tak memiliki amal yang patut diandalkan di akhirat kelak.
For your information, Ramadhan 1444 H tahun ini, Yayasan Pondok Pesantren Almunawwir kembali menyelenggarakan Program Khusus Ramadhan (PKR). Seperti tahun-tahun sebelumnya, panitia membuka pendaftaran santri kilatan bagi yang ingin menjalani Ramadhan-nya di Pondok Krapyak. Kegiatan ini akan berlangsung sampai tanggal 20 Ramadhan.


Seperti jadwal yang telah rilis di akun resmi Almunawwir.com, tampak jadwal kegiatannya begitu padat. Tak tanggung-tanggung ada sekitar belasan majlis pengajian kitab yang akan dibaca dan diampu langsung oleh para masyayikh dan asatidz setiap harinya. Ada juga pengajian Al-Qur’an (tartilan).
Baca juga: Jaminan Syafa’at Shalawat: Kisah Hasan Bashri, Gadis Malang, dan Siksa Kubur
Belum lagi shalat tarawih dengan khataman Al-Qur’an bil Ghaib yang menjadi wirid pondok Krapyak di kala Ramadhan
Tajuk “Ajining Diri Ono Ing Ngaji” dipilih panitia sebagai tema PKR tahun ini dengan harapan para santri mampu memaksimalkan waktunya untuk kegiatan-kegiatan bermanfaat dan lebih produktif di bulan Ramadhan ini.
Bagi santri, ngaji merupakan harga mati yang tak bisa ditawar. Apapun keadaannya, ngaji tetap nomor satu.
Rasa kantuk dan malas yang sering kali menjadikan kualitas puasa kita kurang maksimal, harus dilawan dengan kebiasaan-kebiasaan yang positif.
Lapar dan haus sebab puasa tak boleh menyurutkan tekad untuk tetap mengaji dan mengupgrade intelektualitas.
Semoga kita mampu melewati Ramadhan kali ini dengan semaksimal mungkin dan mewarnainya dengan rutinitas-rutinitas yang bermanfaat.
Baca juga: Penjelajah Legendaris Muslim: Ibnu Battutah



