Tradisi Khataman Al-Qur’an Dalam Shalat Tarawih di Krapyak

Tradisi Khataman Al-Qur’an Dalam Shalat Tarawih di Krapyak

Almunawwri.com – Para santri dan masyarakat berbondong-bondong menuju Masjid Jami’ Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta, Senin (10/4) malam.

Masjid terlihat penuh dengan mereka yang khusyuk mengikuti khataman Tarawih 30 juz Al-Qur’an sekaligus memperingati Nuzulul Qur’an.

Berbeda dengan shalat Tarawih tahun lalu yang hanya diimami oleh KH. R. Abdul Hamid AQ.

Pada tahun 1444 H ini khataman tarawih diimami oleh KH. R. Abdul Hamid AQ, K.M. Mas’udi Fathurrahman, dan Ust. Abdul Jalil Muhammad.

Khataman Tarawih
Sumber Gambar: Media Almunawwir

Baca juga:

Tradisi ini selalu diperingati di setiap malam 20 Ramadhan. Dengan menyelesaikan satu setengah juz dalam dua puluh rakaat shalat Tarawih, maka tepat malam kedua puluh Ramadhan bisa khatam.

Sementara khataman kedua selesai dalam 10 hari terakhir dengan tiga juz dalam satu shalat Tarawih.

Tradisi ini ada sejak awal berdirinya pondok pesantren Al-Munawwir yang didirikan oleh KH. Muhammad Munawwir.

K.M. Mas’udi Fathurrahman dalam buku “Romo Kyai Qodir” menyebutkan perihal KH. Abdul Qodir (putra oleh KH. Muhammad Munawwir) yang menyelesaikan satu setengah juz di setiap shalat Tarawih dan mengkhatamkannya pada malam kedua puluh Ramadhan.

Peringatan khataman shalat Tarawih sudah dimulai dari era kepengasuhan KH. Ali Maksum.

Mauidlah Hasanah
Sumber Gambar: Media Almunawwir

Pada tahun ini, shalat Tarawih dipungkasi oleh Ust. Abdul Jalil Muhammad dengan pembacaan doa ba’da Tarawih.

Kemudian jama’ah melaksanakan shalat Witir yang dipimpin oleh KH. R. Abdul Hamid AQ dan dipungkasi dengan pembacaan tahlil dan doa khatmil qur’an.

Acara berikutnya adalah penyampaian Mauidlah Hasanah oleh KH. Henri Sutopo. Lalu beliau bercerita saat dulu mengaji di Krapyak kepada KH. Ahmad Munawwir, pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek L.

Baca juga:

Nur Hanik

Nur Hanik

NurHanik

Santri Komplek R2

11

Artikel