Sambut Gembira Bulan Ramadhan ala Iklan Sirup Marjan

Sambut Gembira Bulan Ramadhan ala Iklan Sirup Marjan

Almunawwir.com-Tayangan iklan sirup Marjan sudah hadir di pelbagai platform. Hal ini seolah menjadi pertanda bahwa bulan suci Ramadan semakin dekat. Sirup Marjan sukses menjadi simbol dari sebuah merek dalam meraih atensi masyarakat luas kala bulan Ramadhan tiba.

Dalam ilmu pemasaran memang terdapat sebuah strategi yang dinamakan Burst Strategy Marketing. Strategi tersebut menerapkan frekuensi tayang sebuah materi komunikasi ibarat semburan yang kencang dalam waktu singkat. Hanya dalam waktu satu bulan saja setiap tahun, sirup Marjan berhasil menjadi produk yang selalu diingat masyarakat dalam momen Ramadhan.

Kehadiran iklan Marjan menarik jika dicermati sebab mereka menjadi pengingat menuju kehadiran Ramadhan. Marjan melalui tayangannya dalam Marjan Cinematic Universe menyajikan iklan berkualitas yang menghibur serta membawa pesan sehingga menghidupkan suasana dan kegembiraan menuju bulan puasa.

Baca Juga:

Sikap bergembira ala sirup Marjan ini seharusnya dilakukan oleh umat muslim dan rasanya dalam memproduksi iklan mereka mengamalkan salah satu hadis populer yang terdapat di kitab Durrat An-Nasihin:

من فرح بدخول رمضان حرم الله جسده على النيران

“Barangsiapa bergembira dengan masuknya bulan Ramadan, maka Allah akan mengharamkan jasadnya masuk neraka.’’

Meskipun hadis di atas masih menuai polemik karena statusnya yang tergolong dhaif (lemah) bahkan maudhu’ (palsu), namun hadis tersebut tidak membuat suasana hati kita berubah dalam menyambut bulan suci Ramadan. Sebab dalam redaksi lain berupa hadis sahih disebutkan bahwa:

ﻗَﺪْ ﺟَﺎﺀَﻛُﻢْ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥُ، ﺷَﻬْﺮٌ ﻣُﺒَﺎﺭَﻙٌ، ﺍﻓْﺘَﺮَﺽَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺻِﻴَﺎﻣَﻪُ، ﺗُﻔْﺘَﺢُ ﻓِﻴﻪِ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏُ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ، ﻭَﺗُﻐْﻠَﻖُ ﻓِﻴﻪِ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏُ ﺍﻟْﺠَﺤِﻴﻢِ، ﻭَﺗُﻐَﻞُّ ﻓِﻴﻪِ ﺍﻟﺸَّﻴَﺎﻃِﻴﻦُ، ﻓِﻴﻪِ ﻟَﻴْﻠَﺔٌ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِﻦْ ﺃَﻟْﻒِ ﺷَﻬْﺮٍ، ﻣَﻦْ ﺣُﺮِﻡَ ﺧَﻴْﺮَﻫَﺎ ﻓَﻘَﺪْ ﺣُﺮِﻡَ

“Telah datang kepada kalian Ramadan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan atas kalian berpuasa padanya. Pintu-pintu surga dibuka padanya. Pintu-pintu Jahim (neraka) ditutup. Setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat sebuah malam yang lebih baik dibandingkan 1000 bulan. Siapa yang dihalangi dari kebaikannya, maka sungguh ia terhalangi.” (HR. Ahmad dan al-Nasâ’i).

Kabar gembira di atas membawa sebuah pesan yang mendalam. Bulan Ramadhan adalah bulan suci yang benar-benar penuh dengan berkah dan keutamaan, bulan yang sangat diistimewakan oleh Allah Swt. Tentu merugilah orang yang tidak bergembira dengan kedatangannya.

Sudah seyogyanya, kita bergembira dan mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya dengan kedatangan bulan Ramadhan. Sebuah bulan mulia yang sangat sayang dilewatkan begitu saja. Seperti dalam sabda Nabi Muhammad dalam hadis lain, disebutkan bahwa:

ان رجب شهرالله وشعبان شهرى ورمضان شهرامتى

Artinya, “Sesungguhnya Rajab adalah bulannya Allah, Sya’ban adalah bulanku, dan Ramadan adalah bulan umatku.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Rasa gembira akan kehadiran Ramadhan menjadi sebuah motivasi sehingga dalam menjalankan amal ibadah di dalamnya akan senantiasa berusaha sebaik mungkin. Ramadhan menjadi bulan memanen amal kebaikan bagi umat Islam setelah sebelumnya pada Rajab menanam dan pada Sya’ban menyiram.

Selain dengan rasa gembira menyambut kedatangannya, kita perlu juga membawa persiapan yang baik dalam memasuki bulan Ramadhan. Beberapa bekal yang perlu kita persiapkan di antaranya:

Pertama, membangun pemahaman yang benar. Diceritakan bahwa sebelum Ramadhan datang Rasulullah Saw. pernah mengumpulkan para sahabat guna memberikan pemahaman yang benar dan mengingatkan betapa mulianya bulan ini sehingga dalam beribadah nanti bisa benar-benar optimal menjalankannya.

Kedua, mempersiapkan ilmu seputar ibadah puasa. Tujuan dari ibadah puasa adalah untuk meningkatkan kualitas iman dan taqwa kita. Untuk itu, kita harus memiliki ilmu bagaimana tata cara yang benar dalam menjalankan ibadah puasa sehingga jangan sampai kita hanya mendapat haus dan lapar saja dalam menjalankannya.

Ketiga, melakukan persiapan jasmani serta ruhani. Dalam bulan Ramadhan kita akan menjalankan beragam ibadah yang menuntut kebugaran fisik dalam mengerjakannya. Hal ini memberi motivasi bagi kita untuk menjadi orang beriman yang sehat, sehat jasmani dengan berolah raga dan rohani dengan mempersiapkan mental.  Hal ini perlu dipersiapkan secara matang supaya kita benar-benar siap ketika berada di dalamnya.

Kegembiraan dan persiapan dalam menyambut Ramadan menjadi sebuah modal penting dalam menjalankan ibadah puasa. Oleh karena itu, mari merayakan Ramadhan ala sirup Marjan dengan membawa rasa bahagia dan pesan kebaikan kepada sesama supaya Ramadhan yang ada di depan mata tidak terlewatkan begitu saja.

Penulis: Ajie Prasetya, Pelajar di Krapyak. 

Editor: Redaksi

Redaksi

Redaksi

admin

530

Artikel