Semarak Harlah ke-19, Komplek R2 Gelar Donor Darah

Semarak Harlah ke-19, Komplek R2 Gelar Donor Darah

Almunawwir.com-(22/7) Dalam rangka melaksanakan serangkaian acara memperingati hari lahir ke-19, komplek R2 menyelenggarakan kegiatan sosial donor darah, bekerja sama dengan PMI Bantul yang ikut serta dalam menyukseskan acara tersebut.

Bertempat di aula G, kegiatan donor darah ini dibuka secara umum. Jumlah penderma darah yang terdaftar adalah 47 orang dari berbagai komplek yang berada di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Almunawwir.

Berdasarkan jumlah pendaftar tersebut, tidak semua lolos dalam seleksi donor darah karena harus melewati beberapa tahap cek kesehatan yang menjadi syarat dan ketentuan agar dapat mendonorkan darah.

salah satu santri tengah diambil darahnya oleh petugas

Menurut salah satu pegawai PMI yang bertugas sebagai pemeriksa calon pendonor darah terdapat beberapa faktor yang menyebabkan pendonor tidak diperbolehkan melakukan donor, yaitu seperti kadar HB (hemoglobin) yang terlalu rendah sehingga tidak mencukupi atau akan berdampak tidak baik pada kesehatan si pendonor dan penerima donor darah.

Atau pendonor yang baru saja sakit dengan rawat inap dalam waktu 6 bulan terakhir. Tekanan darah calon penderma yang terlalu tinggi dan wanita yang sedang dalam masa menstruasi, atau pasca menstruasi setelah seminggu terakhir serta beberapa faktor yang lain.

Hasil akhir peserta donor darah adalah 12 orang lolos dengan rincian golongan darah A dua orang, golongam darah B enam orang, dan golongan darah O berjumlah empat orang. Sedangkan tiga puluh lima orang lainnya gagal mengikuti donor darah disebabkan beberapa faktor yang sudah disebutkan di atas.

Kegiatan sosial donor darah dalam rangka Harlah Komplek R2 bukan kali pertama diadakan. Menurut Aulia Ratna Purnamasari selaku ketua panitia menyampaikan bawah diadakannya kegiatan donor darah ini bertujuan agar santriwati komplek R2 berkontribusi dalam kegiatan sosial masyarakat. Selain itu juga untuk mewadahi mbak-mbak santri komplek R2 yang sudah mengikuti kegiatan donor darah secara rutin.

Baca Juga:

Donor darah dalam rangkaian acara Harlah ke-19 Komplek R2 ini tentu menjadi pengalaman pertama bagi mbak-mbak santri baru, sehingga tak sedikit dari mereka yang ikut serta memeriahkan harlah Komplek R2 dengan mendaftarkan diri dalam kegiatan sosial donor darah.

“Pengen nyoba aja, karena setelah membaca ulasan terkait manfaat yang dihasilkan, ternyata donor darah sangat baik untuk kesehatan” ujar Issirly Amri, santriwati baru asal Kudus yang sedang menunggu antrean donor darah.

Begitu juga dengan mbak-mbak santri senior yang tak kalah antusias dalam mengikuti kegiatan donor darah, salah satunya adalah Ustadzah Puput Lestari. Meskipun tidak lolos dalam seleksi donor darah ini karena terkendala beberapa faktor, namun terlihat dari semangatnya bahwa beliau sebagai pengajar Madrasah Salafiyah 5 sekaligus dosen di salah satu Universitas di Jawa Timur ini ikut serta dalam memeriahkan kegiatan sosial tersebut.

Menurutnya kegiatan sosial donor darah merupakan wadah dan wujud aplikasi peduli kemanusiaan yang harus konsisten dilakukan. Karena tidak semua orang memiliki kesempatan untuk datang ke PMI secara langsung. Sehingga dengan adanya kegiatan ini sekaligus dapat membantu PMI dalam menjangkau para pendonor darah yang ada di pesantren.

“Kegiatan sosial seperti ini harus istiqomah diadakan ketika event-event besar di pesantren meskipun setahun sekali. Karena akan menjadi wadah bagi santri-santri yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan sosial seperti donor darah ini”. imbuh Istadzah Puput sebagai penutup.

petugas sedang melakukan skrining kepada calon pendonor

Semoga kegiatan donor darah ini menjadi wadah bagi para santri yang telah memiliki jadwal rutin donor darah. Sekaligus dapat menarik para pendaftar baru yang ingin ikut serta dalam kegiatan sosial donor darah. Besar harapan juga melalui kegiatan donor darah pesantren dalam rangka Harlah Komplek R2 yang ke-19 ini dapat membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan.

Penulis: Dina Amalia (Santriwati Komplek R2)

Editor: Redaksi

Redaksi

Redaksi

admin

530

Artikel